Sistem Pendidikan di Swedia yang di Tiru dari Indonesia – Swedia merupakan salah satu negara dengan sistem mahjong ways slot pendidikan terbaik, Cationers. Sistem pendidikan Swedia mewajibkan anak-anak harus masuk sekolah setidaknya 10 tahun usia 6 tahun sesuai Undang-Undang Pendidikan Swedia.Undang-Undang Pendidikan Swedia menyatakan bahwa semua anak dan remaja memiliki hak yang sama terhadap pendidikan, tanpa memandang gender, tempat tinggal, faktor sosial, atau ekonomi.
Pendidikan di Swedia merupakan kesempatan yang menarik untuk belajar di negara yang berpikiran maju dan maju. Swedia membentang 1.500 kilometer dari Utara ke Selatan, menawarkan segalanya mulai dari pantai putih hingga pegunungan yang tertutup salju.
Swedia dikenal karena keterbukaannya terhadap masyarakat internasional dan memiliki sistem sekolah berkualitas tinggi. Orang Swedia adalah pengadopsi awal tren internasional seperti seni, musik dan desain. Perusahaan yang sukses seperti IKEA, Spotify dan H & M memulai dan masih memiliki kantor pusat mereka di Swedia.
Hak Memilih
Swedia memiliki pengaturan pilihan sekolah yang memungkinkan kamu memilih sekolah negeri atau situs slot gacor sekolah swasta lain tanpa biaya sepeserpun. Jika kamu nggak menyukai sekolahnya, kamu dapat mengubahnya. Laporan dari Badan Pendidikan Nasional Swedia telah memperingatkan bahwa sebagian besar orang tua kelas menengah yang berpendidikan lebih tinggilah yang memanfaatkan hak untuk memilih sekolah.
Sekolah Independen
Jumlah sekolah independen di Swedia terus bertambah. Pemerintah Swedia mendukung pendirian sekolah independen yang harus mendapat persetujuan Inspektorat Sekolah dan mengikuti kurikulum dan silabus nasional. Pada tahun 2010, pihak swasta menjalankan sekitar 10% operasional sekolah. Terdapat 12% lulusan pendidikan wajib dan 24% siswa sekolah menengah atas lanjutan bersekolah di sekolah independen. Ada juga beberapa sekolah internasional yang kurikulumnya mengikuti kurikulum negara lain. Pemerintah mendanai sekolah-sekolah ini. Sebagian besar, yang masuk ke sekolah ini adalah warga negara asing di Swedia.
Model Individual
Sekolah-sekolah ini berbeda dengan sekolah model negeri. Etos Kunskapsskolan mungkin mengejutkan bagi pengunjung asal Inggris yang mengharapkan sekolah independen lebih tradisional daripada sekolah di negara bagian. Kunskapsskolan di Kista, tidak ada seragam sekolah, pengajaran sangat informal, tata ruang terbuka, dan penekanan pada pembelajaran individual daripada kelas formal. Para siswa menentukan jadwal mereka sendiri setiap minggu dan dapat mengikuti kelas formal sesedikit atau sebanyak yang mereka inginkan. Pembelajaran berbasis internet sangat baik dan buku yang tersedia sangat sedikit.
Pendidikan Taman Kanak-Kanak
Semua anak masuk taman kanak-kanak (förskoleklass) mulai musim gugur rtp slot saat mereka berusia 6 tahun hingga memulai sekolah atau pendidikan wajib. Taman kanak-kanak dirancang untuk menstimulasi perkembangan dan pembelajaran setiap anak serta menyediakan landasan bagi pendidikan mereka di masa depan, nih.
Pendidikan Wajib
Pendidikan wajib terdiri atas sekolah dasar (lågstadiet) untuk kelas 1–3, sekolah menengah (mellanstadiet) untuk kelas 4–6, dan sekolah menengah atas pertama (högstadiet) untuk kelas 7–9. Sekolah ini ada yang negeri, ada juga yang swasta.
Pendidikan Prasekolah
Pendidikan prasekolah (förskola) terbuka untuk anak-anak berusia 1 hingga 5 tahun. Ada 80% anak pada usia tersebut yang menghabiskan kegiatan mereka di sana. Prasekolah di Swedia menekankan pentingnya bermain dalam perkembangan dan pembelajaran anak. Minat dan kebutuhan anak juga diprioritaskan dalam kurikulum prasekolah. Pendidikan tentang gender juga semakin umum di prasekolah Swedia. Tujuannya agar anak memiliki kesempatan yang sama dalam hidup, apapun gendernya. Keren banget, kan, Cationers!
Setelah Mengikuti Pendidikan Wajib
Sekolah menengah atas lanjutan (gymnasium) bersifat opsional dan tidak ada biaya. Siswa menjalankan program sekolah menengah atas lanjutan selama 3 tahun. Hampir semua pelajar yang menyelesaikan pendidikan wajib mulai sekolah menengah atas. Untuk diterima dalam program nasional, para pelajar harus memiliki nilai kelulusan dalam bahasa Swedia atau bahasa Swedia sebagai bahasa kedua, bahasa Inggris, dan Matematika. Di sekolah menengah atas, para pelajar memerlukan nilai kelulusan dalam 9 mata pelajaran tambahan sehingga totalnya ada 12 mata pelajaran. Sementara itu di program vokasi, siswa harus memiliki nilai kelulusan dalam 5 mata pelajaran tambahan, sehingga totalnya menjadi 8 mata pelajaran.