Universitas Asahan (UNA) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi rtp live yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah kerjasama yang dilakukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNA dengan Pemerintah Desa di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara. Kolaborasi ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebuah inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Program KKNT-MBKM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa FKIP UNA dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan dan mengembangkan potensi desa di Kabupaten Asahan dan Batubara. Pemerintah desa setempat juga menyambut baik inisiatif ini karena diharapkan bisa menjadi solusi dalam mempercepat pembangunan desa.
Tujuan Kerjasama
Kerjasama antara FKIP UNA dan Pemerintah Desa di Asahan dan Batubara ini bertujuan slot terbaru untuk mendukung pengembangan desa melalui berbagai bidang, seperti pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, hingga pemanfaatan teknologi. Melalui program KKNT-MBKM, mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari selama kuliah ke dalam kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat desa.
Salah satu tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di pedesaan. Mahasiswa FKIP UNA yang terlibat akan membantu masyarakat desa dalam berbagai aspek pendidikan, seperti memberikan bimbingan belajar bagi anak-anak, pelatihan keterampilan, serta kegiatan literasi. Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam program-program pengembangan ekonomi lokal, misalnya membantu kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) di desa untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan pemasaran produk mereka.
Program Inovatif
Kerjasama ini juga menekankan pada inovasi berbasis teknologi dalam pengembangan desa. Mahasiswa FKIP UNA akan membantu masyarakat desa untuk lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah membantu pemerintah desa dalam mengelola administrasi desa secara digital, serta mengajarkan masyarakat untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya dalam mempromosikan produk-produk lokal desa.
Melalui program ini, diharapkan desa-desa di Asahan dan Batubara dapat lebih maju dan mandiri secara ekonomi serta mampu bersaing di era digital. Program-program seperti pembuatan website desa, pelatihan e-commerce, hingga penggunaan aplikasi-aplikasi pengelolaan data desa menjadi bagian dari inovasi yang akan dihadirkan oleh para mahasiswa FKIP UNA.
Manfaat Bagi Mahasiswa dan Masyarakat
Program KKNT-MBKM tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat desa, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat. Mahasiswa FKIP UNA mendapatkan pengalaman langsung dalam mengaplikasikan teori-teori yang mereka pelajari selama di kampus ke dalam slot deposit 10 ribu situasi nyata di lapangan. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka ketika terjun ke dunia kerja setelah lulus nanti.
Selain itu, program ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat dan bagaimana mereka bisa menjadi agen perubahan. Dalam prosesnya, mahasiswa juga belajar tentang kepemimpinan, kerjasama tim, dan cara berkomunikasi yang efektif dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat setempat.
Bagi masyarakat desa, kehadiran mahasiswa FKIP UNA diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka sehari-hari. Selain mendapatkan berbagai pelatihan dan bimbingan, masyarakat juga diajak untuk lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan pengembangan desa. Hal ini sejalan dengan tujuan utama program MBKM yang ingin memberdayakan masyarakat dan menciptakan kemandirian desa.
Harapan ke Depan
Kerjasama ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pengembangan desa di Asahan dan Batubara. Diharapkan, program KKNT-MBKM ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan terus diperluas cakupannya. FKIP UNA dan pemerintah desa berharap bahwa dengan adanya kolaborasi ini, desa-desa di Asahan dan Batubara dapat semakin berkembang, baik dari segi pendidikan, ekonomi, maupun infrastruktur.
Ke depan, FKIP UNA berencana untuk memperluas program ini ke desa-desa lain di Sumatera Utara, sehingga manfaat dari program KKNT-MBKM ini dapat dirasakan lebih luas lagi. Selain itu, UNA juga akan terus mengevaluasi dan mengembangkan program slot ini agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat desa.
Kerjasama antara FKIP UNA dan pemerintah desa melalui program KKNT-MBKM ini membuktikan bahwa perguruan tinggi dapat memainkan peran strategis dalam membangun bangsa, terutama melalui pengabdian masyarakat yang konkret dan berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun desa dan memajukan masyarakat.